Serang, Banten – Setelah hampir sembilan tahun dinantikan, jaringan pipanisasi air bersih di wilayah Koramil 0602-12/Ciomas akhirnya berhasil direalisasikan. Fasilitas tersebut diresmikan langsung oleh Komandan Kodim 0602/Serang, Kolonel Arm Oke Kistiyanto, S.A.P., M.S.M., di Situ Cibanten, Desa Sukabares, Kecamatan Ciomas, Kabupaten Serang, Kamis (30/7/2026).
Peresmian tersebut merupakan bagian dari Program TNI Manunggal Air yang dilaksanakan Kodim 0602/Serang melalui pembangunan sembilan titik sumur bor secara serentak di wilayah Kabupaten Serang dan Kota Serang. Kegiatan dipusatkan di wilayah Koramil 0602-12/Ciomas dan dirangkaikan dengan pelepasan 20.000 bibit ikan di Situ Cibanten.
Dandim 0602/Serang, Kolonel Arm Oke Kistiyanto, mengatakan bahwa penyediaan air bersih merupakan salah satu sasaran prioritas pembinaan teritorial TNI AD dalam membantu mengatasi kesulitan masyarakat di wilayah.
“Program TNI Manunggal Air bertujuan membantu memenuhi kebutuhan air bersih masyarakat, baik untuk keperluan permukiman maupun mendukung kegiatan pertanian. Hari ini, Kodim 0602/Serang meresmikan sembilan titik sumur bor secara serentak di wilayah Kabupaten Serang dan Kota Serang,” kata Dandim.
Menurutnya, pembangunan pipanisasi di wilayah Koramil 0602-12/Ciomas memiliki arti khusus karena telah diperjuangkan selama kurang lebih sembilan tahun dan baru dapat diwujudkan pada 2026.
“Ini membuktikan bahwa setiap kebutuhan satuan dan masyarakat, khususnya yang berkaitan dengan air bersih, harus terus diperjuangkan sampai dapat direalisasikan. Jangan berhenti hanya karena belum berhasil pada pengajuan pertama,” tegasnya.
Dandim menjelaskan, Kodim 0602/Serang selama ini telah membangun sejumlah fasilitas air bersih dan jembatan sebagai implementasi nyata pembinaan teritorial. Langkah tersebut diarahkan untuk membantu meningkatkan kesejahteraan masyarakat sekaligus memperkuat kemanunggalan TNI dengan rakyat.
Ia juga meminta pemerintah desa agar aktif mendata dan mengusulkan wilayah yang masih mengalami kesulitan air bersih melalui Danramil setempat. Setiap pengajuan harus dilengkapi data calon penerima manfaat, kebutuhan di lapangan, serta kejelasan status lahan.
“Dengan data yang lengkap, kebutuhan masyarakat dapat dipetakan dan diperjuangkan untuk masuk dalam prioritas pembangunan berikutnya,” ujarnya.
Selain meresmikan jaringan pipanisasi, Dandim bersama unsur pemerintah, kepolisian, Perhutani, tokoh agama, tokoh masyarakat, dan warga melepas sebanyak 20.000 bibit ikan ke Situ Cibanten.
Pelepasan bibit ikan tersebut diharapkan dapat membantu menjaga keseimbangan ekosistem perairan, mendukung ketahanan pangan, serta membuka peluang pengembangan potensi ekonomi dan wisata lokal bagi masyarakat sekitar.
Tokoh agama Kecamatan Ciomas, Ustaz Dodo Murtado, menyampaikan apresiasi kepada Kodim 0602/Serang dan Koramil 0602-12/Ciomas atas kepedulian terhadap kebutuhan masyarakat serta kelestarian lingkungan.
“Kami mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama menjaga fasilitas air bersih dan kelestarian Situ Cibanten. Sarana yang telah dibangun harus dirawat agar manfaatnya dapat dirasakan dalam jangka panjang,” katanya.
Dandim menegaskan bahwa keberhasilan program tersebut membutuhkan sinergi lintas sektor antara TNI, pemerintah daerah, pemerintah desa, instansi terkait, dan masyarakat.
“Pembangunan tidak dapat dilaksanakan sendiri-sendiri. Diperlukan kebersamaan, kepedulian, dan tanggung jawab seluruh unsur agar fasilitas yang telah dibangun dapat terus berfungsi dan memberikan manfaat bagi masyarakat,” pungkasnya.
Kegiatan diakhiri dengan peninjauan jaringan pipanisasi air bersih dan kawasan Situ Cibanten. Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung aman, tertib, dan lancar.
Komentar