Rangkaian kegiatan meliputi panen raya bersama kelompok tani, mengikuti pidato dan pengumuman capaian swasembada pangan nasional oleh Presiden RI melalui Vicon, serta monitoring dan pendampingan ketahanan pangan di wilayah Kabupaten Serang. Kegiatan ini merupakan tindak lanjut arahan Presiden dalam memperkuat kemandirian dan kedaulatan pangan nasional.
Dalam pidatonya, Presiden Prabowo Subianto menegaskan bahwa Indonesia telah berhasil kembali mencapai swasembada pangan, khususnya beras, dalam waktu satu tahun—jauh melampaui target awal empat tahun. Presiden menyebut capaian tersebut sebagai tonggak penting kemerdekaan bangsa, karena kedaulatan pangan merupakan syarat mutlak bagi kemerdekaan sejati suatu negara.
Presiden Prabowo juga menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada para petani, penyuluh pertanian, kelompok tani, serta seluruh pemangku kepentingan sektor pangan yang dinilainya sebagai pahlawan bangsa. Ia menegaskan bahwa para petani adalah tulang punggung negara yang paling setia dan berjasa dalam menjaga keberlangsungan hidup bangsa Indonesia.
Selain itu, Presiden menekankan pentingnya kepemimpinan yang berani, jujur, dan berpihak kepada rakyat. Ia menyerukan kepada seluruh jajaran pemerintah pusat dan daerah untuk tidak ragu mengambil keputusan demi kepentingan rakyat, serta menegaskan komitmen kuat dalam penegakan hukum dan pemberantasan korupsi agar kekayaan negara benar-benar dinikmati oleh rakyat.
Presiden Prabowo juga memaparkan visi besar ke depan, tidak hanya mempertahankan swasembada beras, tetapi juga mewujudkan swasembada komoditas lain seperti jagung, singkong, dan bawang putih, serta memperkuat kedaulatan energi nasional. Seluruh kebijakan tersebut diarahkan untuk menurunkan harga kebutuhan pokok, meningkatkan kesejahteraan petani dan nelayan, serta menjamin pemenuhan gizi generasi masa depan.
Rangkaian kegiatan meliputi panen raya bersama kelompok tani, mengikuti pidato Presiden RI melalui Video Conference, serta monitoring dan pendampingan kegiatan ketahanan pangan di wilayah Kabupaten Serang sebagai tindak lanjut kebijakan strategis nasional.
Dalam pidatonya, Presiden Prabowo Subianto menegaskan beberapa poin penting, di antaranya:
Poin Pertama, Presiden menyampaikan bahwa Indonesia berhasil kembali mencapai swasembada pangan, khususnya beras, hanya dalam waktu satu tahun, jauh lebih cepat dari target awal empat tahun. Capaian tersebut disebut sebagai tonggak penting kemerdekaan bangsa, karena kedaulatan pangan merupakan syarat mutlak bagi kemerdekaan sejati suatu negara.
Poin Kedua, Presiden Prabowo memberikan apresiasi dan penghormatan tertinggi kepada para petani Indonesia yang disebutnya sebagai pahlawan bangsa. Presiden menegaskan bahwa para petani adalah tulang punggung negara, elemen bangsa yang paling setia, paling loyal, dan paling berjasa dalam menjaga keberlangsungan hidup rakyat. Menurut Presiden, keberhasilan swasembada pangan tidak akan pernah tercapai tanpa kerja keras, pengorbanan, dan ketulusan para petani di seluruh Indonesia.
Selain itu, Presiden juga menekankan pentingnya kepemimpinan yang berani, jujur, dan berpihak kepada rakyat, serta menyerukan kepada seluruh jajaran pemerintah pusat dan daerah untuk bersatu, menegakkan hukum, dan memberantas korupsi agar kekayaan negara benar-benar digunakan sebesar-besarnya untuk kemakmuran rakyat.
Presiden Prabowo turut memaparkan visi ke depan untuk mempertahankan swasembada pangan setiap tahun, memperluas swasembada komoditas lain seperti jagung, singkong, dan bawang putih, serta memperkuat kedaulatan energi nasional demi meningkatkan kesejahteraan petani, nelayan, dan masyarakat luas.
Kegiatan ini dihadiri Gubernur Banten Andra Soni, Kapolda Banten Brigjen Pol Hengki, Danrem 064/Maulana Yusuf Brigjen TNI Daru Cahyadi Soeprapto, Bupati Serang Ratu Tatu Rachatuzakiyah, serta unsur Muspida, TNI-Polri, Ketua DPRD, Kajari, Ketua Pengadilan Negeri, Muspika Kecamatan Kramatwatu, para kepala desa, ketua Gapoktan, serta tokoh agama dan masyarakat.
Secara keseluruhan, kegiatan Panen Raya dan Vicon Swasembada Pangan Nasional di Danau Tasikardi berlangsung aman, tertib, dan kondusif. Kehadiran Dandim 0602/Serang bersama seluruh unsur terkait menjadi bukti nyata sinergi lintas sektor dalam mendukung kebijakan strategis Presiden RI untuk mewujudkan ketahanan dan kedaulatan pangan nasional.
Komentar